Pesona Pulau Dewata Yang Tak Akan Ada Habisya

Dikutip https://betwin188.org/ Bali mungkin ialah tempat sangat didambakan guna dikunjungi oleh mayoritas masyarakat Indonesia, atau bahkan dunia. Bicara mengenai alamnya, Bali menawarkan tidak sedikit keindahan, khususnya akan ombak besar dan pantainya, yang adalah surga untuk para penyuka pantai dan selancar. Bicara mengenai budayanya, pasti Bali pun sangat kaya bakal budaya, yang paling melekat dalam kehidupan masyarakatnya. Budaya yangpaling khas, yang sangat bertolak belakang dengan wilayah lain di Indonesia. Bicara mengenai gadisnya, beuuh tidak boleh ditanya, wanita Bali selalu unik 🙂 ..

Sampai usia 28, 2 kali telah gue menjejakkan kaki di pulau dewata. Yang kesatu ketika gue masih ruang belajar 3 SMA. Biasa coy, study tour sekolah, :D. .. Kedatangan kedua bareng dengan Ayu 4 tahun silam..

 

Kunjungan kesatu

Walaupun saat tersebut waktu trafik ke sekian banyak  tempat di Balipaling dibatasi, namun lumayan memberikan kesan mendalam bakal indahnya pulau dewata ini. Bedugul, pantai kuta, peragaan tari-tarian, pasar sukowati, nusa dua, tanah lot, dan sangeh ialah beberapa yang gue ingat dari trafik kesatu gue.

Tapi yang sangat memorable dari study tour ini ialah kisah-kisah horor yang dirasakan teman-teman gue sekitar di Bali dan di perjalanan pulang, salah satunya saat Septri teriak-teriak ketakutan sebab sepanjang jalan melihat tidak sedikit penampakan. Dari pengakuannya, doi punya indra keenam.. Lah kok jadi kisah horor yaaa?? Skip skip :V :V ..

 

Kunjungan kedua

Oktober 2013, gue bertolak mengarah ke Bali dari Kupang, sementara Ayu dari Mamuju. Kami berdua menghadiri undangan nikahan Blidek dan Mbok Diah. Moment ini pun gue manfaatkan sekaligus photoshoot prewedding sebab 2 bulan lantas gue dan Ayu bakal menyusul mereka. Ya gini lah nasib orang LDR, bila mau ketemu, lebih baik bila dibarengin pekerjaan lain, 😀 ..

Gue nginep di jalan Poppies Lane. Letaknya strategis sebab berada salah satu Kuta dan Legian. Mau sebatas nikmatin pantai, atau surfing, dan clubbing, seluruh dekat dari sini.. Di wilayah sini tidak sedikit banget penginapan mulai dari yang murah meriah ruang belajar backpacker sampe hotel mahal. Ke Beachwalk shopping center juga lumayan jalan kaki. Di kanan kiri jalan tidak sedikit terdapat semua penjual souvenir khas Bali. Jalanan memang kecil, namun suasananya paling rame. Gak usahcemas soal makanan sebab disini pun bejibun kedai makanan, mulai dari yang halal hingga haram 😀 … Mau nyari rental mobil atau motor pun banyak… Pokoknya wilayah ini all in one deh..

Untuk transportasi sekitar di Bali, gue sewa motor dengan tarif yang ditawarkan 50k / hari ( 2013). Kebetulan di lokasi gue menginap pun sekaligus lokasi penyewaan motor. Setelah nego, harga perharinya jadi 40k. Helm udah disediain 2, yaaa walaupun kondisinya menyedihkan 🙁 .. Tinggal isi bensin, cus kemana aja…

Riding di Bali paling menyenangkan, jalannya bagus dan mulus, sangatbertolak belakang dibandingkan situasi jalan di mayoritas Sumatera. Perjalanan enggak pernah menjemukan di Bali. Terlebih, nyaris semualokasi hits udah bisa terlacak via google maps.. Selama sejumlah hari di Bali, kemana-kemana gue tidak jarang kali mengandalkan Gmaps dantidak jarang kali sampai.

Selepas kondangan ke Blidek, gue gabung sama temen-temen bikin jalan ke Nusa Dua, ya sebatas untuk santai, duduk-duduk, dan berfoto..

Keesokan harinya, dengan mengemudikan sepeda motor,, gue dan Ayu mulai menyusuri eksotisme Bali bermodal GPS.. Pantai Blue Point dan Garuda Wisnu Kencana (GWK) menjadi destinasi kesatu kami. Dilanjutkan ketemu Aizhar buat potret prewedding di Tanah Lot, Hutan Mangrove, dan Pantai Dreamland.

 

Pantai Blue Point

Bagi semua peselancar, pantai ini adalahsalah satu surga di Bali, ombaknya besar dan menantang. Untuk yang tidak suka selancar, pantai ini tetap menarik sebab keindahannya.

Meskipun hanya dapat melihat semua surfer mengendalikan papan selancanrnya sambil

menyeimbangkan badannya dan meliuk-liuk menghindari hantaman ombak. Ah,, pengen banget dapat selancar, tapiiiii ,, fobia :V :V …

It’s oke lah, keindahan pantainya masih dapat dinikmati. Sayang matahari mulai bergerak ke atas kepala sampai-sampai pantai tak lagi dapat menunjukkan keindahan maksimalnya..

Terdapat tebing karang yang besar yang sela-selanya menjadi semacam goa.. Dari titik inilah semua peselancar mulai menggali spot ombak terbaik. Di sini pun para wisatawan berdecak kagum bakal keindahannya. Segera lah kesini ketika air surut…

Fasilitas penyokong di sini lumayan menyeluruh juga. Banyak warung makanan dan minuman, lokasi sewa perangkat surfing, dan jasa potret untuk mengabadikan momen kalian dalam berselancar..

 

Garuda Wisnu Kencana

GWK ialah sebuah taman kebiasaan yang mengindikasikan identitas Bali sebagai pulau dewata. GWK bertempat di Ungasan, Kabupaten Badung. Terdapat 2 patung berukuran raksasa yakni patung Dewa Wisnu dan Garuda. Patung itu rencananya akan dibulatkan dan mempunyai tinggi 123 meter dengan sayap garuda sepanjang 64 meter. Saat ini, tinggi patung Dewa Wisnu baru 23 meter dan sang Garuda belum mempunyai sayap.